Langsung ke konten utama

Haid Saat Haji, Apakah Boleh Wukuf?

 Haid Saat Haji, Apakah Boleh Wukuf?

Haid Saat Haji, Apakah Boleh Wukuf? Ibadah haji tidak dapat dilepaskan dari kegiatan wukuf, yaitu berdiam (hadir) di padang Arafah mulai dari tergelincirnya matahari tanggal 9 Dzulhijjah sampai terbitnya fajar shadiq hari Nahar, bahkan wukuf menjadi bagian sentral ibadah haji yang diwajibkan sekali dalam seumur hidup itu. Wukuf di Arafah termasuk rukun haji berdasarkan riwayat Abdurrahman al-Daili :

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَجُّ عَرَفَاتٌ فَمَنْ أَدْرَكَ عَرَفَةَ قَبْلَ أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ

“Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda; Haji itu  adalah wukuf di Arafah, maka barang siapa yang telah melakukan wukuf di Arafah sebelum terbit fajar, maka ia sungguh telah menjalankan haji” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan lainnya, hadits sahih).

Dalam redaksi “al-Hajju Arafat” Syekh Muhammad Abdurrahman al-Mubarakfauri memberi penjelasan :

Baca Juga: Amalan Paling Disunahkan saat Wukuf di Arafah

قَوْلُهُ (الْحَجُّ عَرَفَاتٌ) أَيْ مِلَاكُ الْحَجِّ وَمُعْظَمُ أَرْكَانِهِ وُقُوفُ عَرَفَاتٍ لِأَنَّهُ يَفُوتُ بِفَوَاتِهِ

“Haji itu adalah Arafat, maksudnya bagian sentral haji atau rukun-rukun haji yang paling agung adalah wukuf di padang Arafah, karena haji menjadi hilang (batal) dengan hilangnya wukuf.” (Syekh Muhammad Abdurrahman al-Mubarakfauri, Tuhfah al-Ahwadzi, juz 8, hal. 253).

Sebelum wukuf, disunnahkan mandi terlebih dahulu, sebab Ibnu Umar saat hendak berangkat menuju Arafat mandi terlebih dahulu. Alasan lain wukuf merupakan ibadah yang bersentuhan dengan perkumpulan banyak orang, sehingga disyariatkan mandi terlebih dahulu seperti ibadah Jumat dan shalat hari raya yang dihadiri oleh banyak orang. Disunnahkan pula memperbanyak doa saat wukuf, yang paling utama adalah membaca doa Nabi riwayat Thalhah bin Abdillah :

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ  

Lâ ilâha illa-Llâhu waḫdahu lâ syarîka lahu   

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya”

Disunnahkan pula mengangkat tangan, hal ini berdasarkan hadits riwayat Ibnu Abbas dan Ibnu Umar bahwa Nabi bersabda :

تُرْفُعُ الْأَيْدِيْ عِنْدَ الْمَوْقِفَيْنِ يَعْنِيْ عَرَفَةَ وَالْمَشْعَرِ الْحَرَامِ

“Hendaknya beberapa tangan diangkat saat berada di dua tempat berdiam diri. (Yang dikehendaki Nabi adalah Arafah dan al-Masy’ar al-Haram).”

Durasi minimal waktu wukuf tidak dibatasi dalam jangka tertentu, bahkan meski dilakukan dalam waktu sekejap tetap sah dan mencukupi. Namun sunnahnya adalah dimulai sejak tergelincirnya matahari di hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) sampai terbenamnya matahari, hal ini berdasarkan hadits dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib bahwa Nabi wukuf di Arafah kemudian baru beranjak saat matahari terbenam. (Syekh Abu Ishaq al-Syairazi, al-Muhadzdzab, juz.1, hal.411).

Ada dua kewajiban esensial dalam ritual wukuf di Arafah :

Pertama, dilakukan di waktunya, yaitu rentang waktu mulai tergelincirnya matahari hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) sampai terbitnya fajar shadiq di hari Nahar (tanggal 10 Dzulhijjah)

Yang menjadi prinsip adalah kehadiran jamaah haji/umrah meski sebentar di padang Arafah dalam rentang waktu tersebut, tidak harus wukuf di sepanjang waktu tersebut. Dengan demikian, orang yang tidak sempat wukuf dalam waktu yang telah ditentukan, maka wukuf dan hajinya tidak sah.

Baca Juga : Adab Safar (Bepergian Jauh) Agar Selamat

Kedua, dilakukan oleh orang yang dianggap ibadahnya (ahlan lil ‘ibadah). Wukuf sah dilakukan oleh anak kecil, orang yang tidur dan selainnya, karena mereka adalah golongan orang yang dianggap ibadahnya, berbeda dengan orang mabuk, orang gila atau orang yang pingsan/ tidak sadarkan diri (mughma ‘alaih), maka wukufnya tidak sah. (Syekh Abu Zakariya Yahya bin Syaraf al-Nawawi, al-Idlah, Beirut: Dar al-Hadits, hal. 313).

Lantas bagaimana dengan Jamaah haji perempuan yang tengah mengalami haid, apakah sah dan boleh melaksanakan wukuf? Ditegaskan oleh al-Imam al-Nawawi dalam kitab al-Idlah bahwa salah satu adab wukuf adalah dilakukan dalam keadaan suci. Dengan demikian, wukuf yang dilakukan jamaah haji yang tengah menstruasi adalah sah, meski ia kehilangan keutamaan wukuf dalam keadaan suci. Al-Nawawi berkata :

اَلسَّابِعَةُ الْأَفْضَلُ أَنْ يَكُوْنَ مُسْتَقْبِلًا لِلْقِبْلَةِ مُتَطَهِّرًا سَاتِرًا عَوْرَتَهُ فَلَوْ وَقَفَ مُحْدِثًا أَوْ جُنُبًا أَوْ حَائِضًا أَوْ عَلَيْهِ نَجَاسَةٌ أَوْ مَكْشُوْفَ الْعَوْرَةِ صَحَّ وُقُوْفُهُ وَفَاتَتْهُ الْفَضِيْلَةُ.

“Kesunnahan dan adab wukuf yang ketujuh. Yang lebih utama adalah menghadap kiblat, suci dari hadats dan menutupi aurat. Sehingga bila seseorang wukuf dalam keadaan berhadats, junub, haid, terkena najis atau terbuka auratnya, maka sah wukufnya dan ia kehilangan keutamaan” (Syekh Abu Zakariya Yahya bin Syaraf al-Nawawi, al-Idlah, Beirut-Dar al-Hadits, hal.313).

Berdasarkan referensi tersebut dapat dipahami bahwa kondisi menstruasi tidak mencegah kebsahan wukuf, sebab hanya berkaitan dengan keutamaan, bukan kewajiban.

Bila memungkinkan, jamaah haji yang tengah haid tentu lebih baik menunggu sucinya selama durasi waktu wukuf masih tersedia untuk memperolah keutamaan wukuf dalam keadaan suci. Namun bila tidak memungkinkan, semisal dengan menunggu suci berakibat ketinggalan rombongan sehingga dapat mengancam keselamatannya, maka hendaknya ia tetap mengikuti alur pemberangkatan rombongan meski berwukuf dalam keadaan haid, sebab menjaga keselamatan diri merupakan kewajiban, sementara wukuf dalam keadaan suci adalah kesunnahan/keutamaan.

Kaidah fiqih menegaskan, “al-Wâjibu lâ yutraku illâ li wâjibin” (kewajiban tidak dapat ditinggalkan kecuali karena kewajiban lainnya), sebagian ulama meredaksikan dengan bunyi kaidah “al-wâjibu lâ yutraku li sunnatin” (kewajiban tidak boleh ditinggalkan karena kesunnahan).

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, kami senantiasa terbuka untuk menerima kritik dan saran. Semoga bermanfaat.

Klik untuk paket umroh murah :

 

Source : nu.or.id

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aqiqah Ponorogo

Aqiqah Ponorogo Aqiqah Ponorogo Aqiqah Ponorogo - merupakan layanan aqiqah terbaik dan terbesar di Sumedang. Jasa Aqiqah yang telah melayani lebih dari 3000 customer setiap bulannya. Dan memiliki lebih dari 30 cabang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya di Kota Ponorogo. Aqiqah siap saji pertama di Indonesia yang keuntungannya digunakan untuk mendukung program pemberdayaan anak yatim dan dhuafa. Itulah Aqiqah Nurul Hayat, yang saat ini menjadi aqiqah langganan para artis. Aqiqah yang memiliki ciri khas masakan paling enak dan disukai para artis. Sekarang giliran Anda mencobanya ! Daftar Isi :  Apa itu Aqiqah Jasa Aqiqah Terbaik di Ponorogo Harga Aqiqah Ponorogo Cara pesan Aqiqah Apa itu Aqiqah Aqiqah adalah Ibadah sunnah dalam islam. Akikah/aqiqah/aqiqoh berarti menyembelih kambing pada hari ketujuh kelahiran seseorang anak. Menurut bahasa, akikah berarti pemotongan. Hukumnya sunah muakadah bagi mereka yang mampu, bahkan sebagian ulama menyatakan waj...

8 Tipe Kecerdasan Anak

  8 Tipe Kecerdasan Anak ARTIKEL · 22/08/2023 8 Tipe Kecerdasan Anak.  Tahukah Bunda, bahwa kecerdasan anak itu tidak bisa hanya diukur dan diakui dari intelegensi akademis dan penguasaan ilmu eksak saja? Keterampilan si Kecil yang fasih berkomunikasi atau bergerak aktif juga termasuk jenis kecerdasan, lho! Sebab, ada banyak jenis kecerdasan yang bisa dimiliki seorang anak. Secara teori, jenis-jenis kecerdasan ini pertama kali dicetuskan oleh seorang psikolog terkemuka dari Harvard University bernama Howard Gardner pada tahun 1983 dalam bukunya yang berjudul  Frames of Mind : The Theory of Multiple Intelligences.  Di dalam bukunya, Gardner menjelaskan bahwa kecerdasan seorang anak tidak bisa hanya diukur dari kapasitas intelektualnya saja, namun ada banyak jenis kecerdasan lain yang dapat menjadi ukurannya. Yuk, baca lebih lanjut penjelasan berbagai macam jenis kecerdasan anak di bawah ini! Apa Saja Jenis Kecerdasan Anak? Bunda, jangan buru-buru mengambil kesimpulan ...

Tips mencari sekolah boarding school

 Berikut artikel ±1000 kata , readable , dan SEO-friendly dengan keyword “Boarding School terbaik di Malang” serta penyisipan link pesantrenkhairunnas.sch.id sesuai permintaan. Tips Mencari Sekolah Boarding School: Panduan Lengkap untuk Orang Tua dan Calon Siswa Memilih sekolah yang tepat merupakan salah satu keputusan penting bagi setiap orang tua. Tidak hanya berkaitan dengan kualitas pendidikan, tetapi juga lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang. Salah satu pilihan yang kini semakin diminati adalah boarding school atau sekolah berasrama. Sistem pendidikan ini menggabungkan pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter secara lebih intensif, karena siswa tinggal di lingkungan sekolah selama masa pendidikan. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menyekolahkan anak di boarding school, terutama di kota yang memiliki kualitas pendidikan baik seperti Malang, Anda tentu ingin memastikan bahwa sekolah tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak. Agar tidak salah ...